Tragis di Blora, Warga Gondel Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai Setelah Hilang Sehari

    Tragis di Blora, Warga Gondel Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai Setelah Hilang Sehari
    (Foto Dok): Tim SAR Unit Siaga SAR Rembang bersama tim gabungan langsung melakukan pencarian korban di Sungai Gondel, Desa Gondel, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Kamis (2/4/2026).

    BLORA - Peristiwa tragis terjadi di Desa Gondel, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora. Seorang warga bernama Rakinem (51) ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan tenggelam di Sungai Gondel, yang berada tak jauh dari kediamannya.

    Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian bermula pada Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu, korban bersama suaminya pergi ke bantaran sungai yang berjarak sekitar 50 meter dari rumah mereka.

    Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, menjelaskan bahwa keduanya sempat beraktivitas di tepi sungai. Namun, suami korban memutuskan kembali ke rumah karena menyadari kompor masih dalam kondisi menyala.

    “Korban dan suaminya pergi ke sungai. Namun suaminya kembali ke rumah untuk mematikan kompor. Saat kembali ke sungai, korban sudah tidak berada di lokasi, ” jelas Budiono.

    Saat kembali ke lokasi, suami korban hanya menemukan bekas pijakan kaki di bibir sungai yang diduga menjadi titik terakhir keberadaan korban. Dari temuan tersebut, korban diduga terpeleset, jatuh ke sungai, lalu tenggelam dan terbawa arus.

    Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke perangkat desa dan diteruskan ke instansi terkait, termasuk tim SAR. Unit Siaga SAR Rembang bersama tim gabungan langsung melakukan pencarian di hari yang sama.

    Namun, proses pencarian menghadapi sejumlah kendala, di antaranya banyaknya rumpun bambu di sepanjang aliran sungai serta kondisi dasar sungai yang tidak merata dan cukup dalam.

    Memasuki hari kedua, Kamis (2/4/2026), tim SAR gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian dengan metode penyisiran menggunakan perahu karet dan penelusuran darat di sepanjang aliran sungai.

    Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 11.50 WIB, korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sekitar satu kilometer dari lokasi awal kejadian.

    “Korban ditemukan siang tadi dalam keadaan meninggal dunia, sekitar satu kilometer dari titik awal. Selanjutnya langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka, ” ungkap Budiono.

    Setelah korban ditemukan, operasi pencarian resmi dihentikan. Pihak SAR menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam proses pencarian.

    “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim SAR gabungan. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR secara resmi kami tutup, ” pungkasnya.

    Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama di area yang memiliki risiko licin dan arus yang tidak terduga. (PERS)

    blora tenggelam sar basarnas jawa tengah berita tragedi blora tenggelam sar basarnas jawa tengah berita tragedi
    Agung widodo

    Agung widodo

    Artikel Sebelumnya

    Ahmad Rizal Ramdhani: Bulog Serap Seluruh...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Menteri UMKM Buka Gerbang Pasar China untuk Produk Lokal
    Prabowo Gerak Cepat Respons Gempa Maluku Utara dan Sulut
    Kodim 1710/Mimika Gelar Sidang Pankar UKP Periode 1 Oktober 2026
    Tragis di Blora, Warga Gondel Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai Setelah Hilang Sehari
    Reaksi Cepat Prajurit TNI Tangani Dampak Gempa M 7,6 di Sulawesi Utara

    Ikuti Kami