BLORA – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Blora melaksanakan kegiatan penebaran 2.000 (dua ribu) ekor bibit lele di kolam pembinaan, Jumat (27/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi 15 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam mendukung Program Ketahanan Pangan di lingkungan pemasyarakatan.
Penebaran bibit lele tersebut menjadi langkah konkret Rutan Blora dalam mengoptimalkan pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Melalui budidaya perikanan, warga binaan tidak hanya diberikan aktivitas produktif, tetapi juga dibekali keterampilan yang dapat dimanfaatkan sebagai bekal setelah kembali ke masyarakat.
Kegiatan dilaksanakan di area kolam pembinaan dengan melibatkan petugas serta warga binaan yang tergabung dalam program kerja kemandirian. Proses penebaran dilakukan secara tertib dengan memperhatikan aspek teknis budidaya, guna memastikan pertumbuhan ikan berjalan optimal hingga masa panen.

Kasubsi Pelayanan Tahanan, Eko Prasetyo Hanggoro, menyampaikan bahwa program ini selaras dengan arah kebijakan akselerasi yang dicanangkan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. “Budidaya lele ini menjadi bagian dari dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan sekaligus wujud nyata pembinaan kemandirian yang berkelanjutan, ” ujarnya.
Kepala Rutan Blora, Sugito, menegaskan komitmennya dalam mendukung penuh pelaksanaan 15 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. “Kami berupaya agar setiap program pembinaan memiliki nilai manfaat yang jelas, baik untuk warga binaan maupun untuk mendukung ketahanan pangan di lingkungan rutan. Ini adalah bentuk kontribusi nyata kami dalam menyukseskan program pemerintah, ” tegasnya.
Selanjutnya, bibit lele yang telah ditebar akan dirawat dan dipantau secara rutin oleh petugas bersama warga binaan hingga memasuki masa panen. Diharapkan hasilnya tidak hanya memperkuat program ketahanan pangan, tetapi juga semakin meningkatkan kualitas pembinaan di Rutan Blora. (Dheni)
